Minggu kemaren saya dibuat sakit perut akibat tertawa menonton film animasi yang diproduksi di akhir tahun ini oleh DreamWorks dengan judul “Madagascar : “Escape 2 Africa”. Awalnya saya tertarik menonton film ini adalah gosip ke indahan dari hasil visaul effek komputer yang di buat oleh team kreatif dari DreamWorks, dan kabarnya mereka bekerja sama dengan HP Technology tepatnya HP-designed technology-nya. Saya menduga hal ini berhubungan dengan urusan rendering 3-D , ini yang membuat saya penasaran.

Virtual Studio Collaboration system (VSC) adalah sistem yang diterapkan oleh HP dan DreamWorks dalam film ini, seperti sebuah virtual studio yang dapat menyediakan 30-foot-square video walls. Dimana Mireille Soria sebagai produser di Southern California dapat bekerja dengan temanya di Redwood City, ditunjang pula dengan dukungan tele confrance membuat proses pembuatannya menjadi lebih cepat dengan sekitar 30 million render per jam yang didapat di buat dalam film animasi ini. “wah gak kebayang 30 million render bo! dalam 1 jam!, sama IT kecil atu!” .
Kembali ke filmnya sendiri, bagian dari film ini yang paling lucu dan membuat saya tertawa adalah adegan dimana Alex si Singa, Marty si Zebra, Gloria si Kuda Nil, Melman si jerapah dan teman-temanya menerbangkan pesawat keluar dari the Central Park Zoo menuju Africa. Cara take off pesawat yang benar-benar aneh dari atas pohon dengan bantuan semacam ketapel yang besar , para pilot yang terdiri dari sekelompok pinguin yang sok tahu dalam menjalankan pesawat hingga proses landing yang bukannya mendarat tetapi jatuh dan proses jatuh-nya pesawat yang bener-bener kocak plus kejadian – kejadian aneh setelah pesawat terjatuh.
Tokoh yang paling saya sukai dalam film ini adalah si King Julien atau nama lengkapnya King Julien XIII adalah seekor lemur dan menjadi pemimpin lemur di Central Park Zoo, logat bahasa inggris ala madagascar nya yang medok dan tingkah lakunya yang sangat lucu, membuat tertawa siapa saja yang melihatnya. Tokoh kedua yang paling kacau adalah tim penguins yang terdiri dari Skipper, Kowalski, Rico dan Private. Penguins Antartica dengan logat sedikit Rusian juga menambah kekacauan di dalam film ini.
Saya akui dalam film yang ini sangat smooth dan sempurna bentuk dari tokoh-tokoh yang ada, tetapi ada beberapa bagian film terutama bagian background yang masih terasa kasar dalam pembuatnnya
. Ok, kalau saya ceritakan semau nanti tidak seru, untuk mengisi liburan panjang tahun ini dan menyongsong 2009 saya rekomendasikan menonton film ini, lumayan mengistirahatkan otak dan mata yang lelah mantengin layar dan mengurutkan code-code tiap hari
Selamat menonton !
Source :
Trailer
No related posts.




